<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zulfahmi</title>
	<atom:link href="http://www.ahlihnp.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahlihnp.com</link>
	<description>Spesialis Penyembuh HNP</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Feb 2012 09:39:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Editorial 2012</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/artikel-sehat/144/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/artikel-sehat/144/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 14:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Pengunjung yang terhormat, dikarenakan kesibukan saya menangani pasien-pasien yang Alhamdulillah memercayakan keluhannya untuk saya tangani maka untuk kedepannya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila tidak dapat menjawab semua konsultasi yang dialamatkan ke website ini. Anda masih dapat menghubungi saya melalui &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/kesehatan/artikel-sehat/144/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengunjung yang terhormat, dikarenakan kesibukan saya menangani pasien-pasien yang Alhamdulillah memercayakan keluhannya untuk saya tangani maka untuk kedepannya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila tidak dapat menjawab semua konsultasi yang dialamatkan ke website ini. Anda masih dapat menghubungi saya melalui nomor kontak yang tertera di halaman LOKASI &amp; KONTAK . Selain itu untuk menjalin tali silaturahim yang baik dapat juga menemui saya di akun facebook saya&#8230; klik <a title="Official Account | Zulfahmi Ahli HNP" href="http://www.facebook.com/zulfahmi.hnp" target="_blank"><strong>disini</strong></a></p>
<p>Dalam kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pasien-pasien saya yang saya doakan dalam keadaan baik. Apalah artinya keahlian yang saya miliki ini tanpa kepercayaan yang ditanamkan kepada saya. Sekali lagi tanpa bermaksud &#8220;sok sibuk&#8221; atau yang lainnya, saya memberitahukan bahwa konsultasi terbuka yang sedianya tersaji di website ini terpaksa sementara saya &#8220;tutup&#8221; karena saya ingin mencurahkan waktu dan perhatian lebih kepada seluruh pasien-pasien yang sedang saya tangani agar segera terbebas dari segala keluhannya. Terima kasih dan salam kesembuhan untuk semua <img src='http://www.ahlihnp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/artikel-sehat/144/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hernia Nukleus Pulposus</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/hernia-nukleus-pulposus/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/hernia-nukleus-pulposus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 21:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khusus HNP]]></category>
		<category><![CDATA[hnp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Nyeri punggung bawah terkadang disertai rasa kesemutan di ujung jari kaki. Salah satu penyebabnya adalah hernia nukleus pulposus atau dikenal dengan &#8220;urat terjepit&#8221;.eorang ibu rumah tangga datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada pinggangnya. Nyeri itu timbul sejak mengangkat galon &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/hernia-nukleus-pulposus/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nyeri punggung bawah terkadang disertai rasa kesemutan di ujung jari kaki. Salah satu penyebabnya adalah hernia nukleus pulposus atau dikenal dengan &#8220;urat terjepit&#8221;.eorang ibu rumah tangga datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada pinggangnya. Nyeri itu timbul sejak mengangkat galon air dari lantai.</p>
<p>Nyeri dirasakan menjalar dari pinggang belakang sampai ke kaki kiri selama beberapa bulan, kemudian ke tungkai kanan. Dia sempat mengoleskan obat gosok, tetapi tak juga membaik. Nyeri terasa berkurang saat berbaring, sebaliknya semakin berat ketika batuk, bersin, mengejan, atau berubah posisi, misalkan dari berbaring ke duduk atau membalik badan ke kiri dan kanan ketika berbaring. Nyeri juga disertai baal (mati rasa) di telapak kaki, terkadang ada rasa kesemutan di ujung-ujung jari kaki. Si ibu merasa kedua kakinya semakin lemah, namun masih bisa berjalan.</p>
<p><span id="more-96"></span></p>
<p>Kasus di atas adalah contoh kasus nyeri pada pinggang belakang atau biasa disebut nyeri punggung bawah (low back pain). Sebagian orang pernah mengalami nyeri pinggang dengan penyebab bervariasi, mulai dari saraf, otot, tulang, sendi, penyebab organik lain ataupun penyebab psikogenik. Struktur tulang belakang (kolumna vertebralis) juga memiliki persendian. Serangkaian silinder korpus vertebra yang menyusun kolumna vertebralis dihubungkan oleh persendian yang dinamakan diskus intervertebralis, yang berfungsi membantu meredam tekanan dan regangan (seperti shock breaker) yang terjadi terhadap kolumna vertebralis.</p>
<p>Setiap diskus terdiri atas jaringan sel yang mengandung gelatin, seperti bubur yang disebut nukleus pulposus, yang dikelilingi jaringan ikat tebal (anulus fibrosus). Diskus ini melekat erat dengan jaringan tulang rawan yang melapisi permukaan atas dan bawah masing-masing korpus vertebra. Insiden tertinggi HNP terjadi pada usia 30-50 tahun, saat nukleus pulposus masih bersifat gelatinous.</p>
<p>Kandungan air di dalam diskus akan berkurang secara alamiah akibat bertambahnya usia. Prosesnya dimulai dari mengeringnya nukleus pulposus, sehingga berkerut, ligamen mengendor, sedangkan anulus fibrosus menebal, sehingga harus menopang beban yang lebih berat dan mengalami degenerasi. Diskus yang mengalami dehidrasi ini lama-kelamaan akan menipis dan menjadi rapuh.</p>
<p>Pada umumnya her- niasi dari nukleus pulposus, atau ke- luarnya &#8220;bubur&#8221; ini terjadi akibat cedera fleksi, walaupun sebagian penderita tidak menyadari adanya trauma sebelumnya dan tidak mengetahui faktor pencetusnya. Trauma yang terjadi dapat berupa trauma tunggal yang berat maupun akumulasi dari trauma ringan yang berulang-ulang, misalnya membungkukkan tubuh atau mengangkat benda berat berulang-ulang.</p>
<p>Menurut gradasinya, herniasi dari nukleus pulposus dapat terjadi dari nukleus yang hanya terlihat menonjol ke satu arah tanpa kerusakan anulus fibrosus, nukleus berpindah tempat tetapi masih di dalam lingkaran anulus fibrosus, nukleus keluar dari anulus fibrosus, sampai nukleus yang keluar dan menembus ligamen.</p>
<p>Nyeri yang terjadi dapat disebabkan pelepasan asam arakidonat yang merangsang jaringan atau melalui mekanisme neuropatic pain, yakni nyeri yang terjadi disebabkan kerusakan langsung pada saraf. Pemeriksaan x-ray pada kasus HNP hanya dapat menilai adanya kompresi pada corpus vertebrae.Maka dari itu gold standart kasus HNP sebaiknya melakukan pemeriksaan MRI lumbal.<br />
<span style="color: #c0c0c0;"><em>)* disalin dari blog ferry indriasmoko</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/hernia-nukleus-pulposus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>229</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LOW BACK PAIN (Nyeri Punggung Bawah)</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/low-back-pain-nyeri-punggung-bawah/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/low-back-pain-nyeri-punggung-bawah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 21:33:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan satu dari sejumlah sindrom nyeri yang banyak dikeluhkan dan di perkirakan angka kejadiannya sekitar 30%. Di Amerika Serikat (AS) NPB merupakan penyebab terbanyak karyawan tidak masuk kerja. Pada tahun 1985 sebuah penelitian menunjukkan angka 14% &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/low-back-pain-nyeri-punggung-bawah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]><v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600"  o:spt="75" o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f"  stroked="f"> <v:stroke joinstyle="miter" /> <v:formulas> <v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0" /> <v:f eqn="sum @0 1 0" /> <v:f eqn="sum 0 0 @1" /> <v:f eqn="prod @2 1 2" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @0 0 1" /> <v:f eqn="prod @6 1 2" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="sum @8 21600 0" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @10 21600 0" /> </v:formulas> <v:path o:extrusionok="f" gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" /> <o:lock v:ext="edit" aspectratio="t" /> </v:shapetype><v:shape id="Picture_x0020_1" o:spid="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75"  alt="http://images.aryamehragainstpain.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SCUHYgoKCB4AAFvN8Rs1/lo_bk_pain.jpg?et=LaySK5WknhHrbqVnQGxOQg&amp;nmid="  style='position:absolute;margin-left:1.5pt;margin-top:0;width:150.5pt;  height:168.55pt;z-index:1;visibility:visible;mso-wrap-style:square;  mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;mso-wrap-distance-right:9pt;  mso-wrap-distance-bottom:0;mso-position-horizontal:absolute;  mso-position-horizontal-relative:text;mso-position-vertical:absolute;  mso-position-vertical-relative:text'> <v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" mce_src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg"   o:title="lo_bk_pain" /> <w:wrap type="square" /> </v:shape><![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan satu dari sejumlah sindrom nyeri yang banyak dikeluhkan dan di perkirakan angka kejadiannya sekitar 30%. Di Amerika Serikat (AS) NPB merupakan penyebab terbanyak karyawan tidak masuk kerja. Pada tahun 1985 sebuah penelitian menunjukkan angka 14% dari seluruh populasi di AS kehilangan setidaknya 1 hari kerja pertahun akibat NPB tersebut. Di Inggris, NPB menyebabkan sekitar 12,5% dari seluruh angka &#8220;sakit&#8221;.</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-93"></span></p>
<p class="MsoNormal">Peluang seseorang dengan NPB untuk kembali bekerja penuh setelah mengalami sindrom ini secara bermakna berkurang seiring lamanya menderita NPB. Misalnya setelah menderita NPB selama 6 bulan, kemungkinan untuk kembali bekerja secara penuh berkisar 50%. Jika menderita selama 1 tahun, gambaran kesempatan kerja penuh ini akan menuruh hingga dibawah 20%. Sejumlah ahli ekonomi di AS berpendapat bahwa konsekuensi ekonomi untuk NPB ini berkisar 100 milyar dollar pertahun..!!! Tidak termasuk konsekuensi fisik, emosional dan psikologis penderita. Bagaimana di negara kita Indonesia? Sayang sekali tidak ada data yang jelas mengenai NPB ini. Namun dari pengamatan kami dalam aktivitas keseharian, sangat banyak yang kami temukan dan tidak terbatas pada satu kalangan saja. Meski demikian, sejumlah besar kasus nampak pada kelompok yang beraktivitas dengan beban fisik yang berat.</p>
<p class="MsoNormal">Dari mana datangnya NPB ini? Siapa saja yang paling beresiko menderita NPB? Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan antara pria dan wanita namun demikian, jumlah penderita NPB usia muda lebih didominasi oleh kaum pria dan kaum wanita lebih banyak ditemukan pada usia sekitar 60 tahun. Insidennya juga nampak meningkat seiring usia (kemungkinan oleh akibat proses degenerasi).</p>
<p class="MsoNormal">Sejumlah penelitian menunjukkan hubungan antara NPB dengan buruknya kondisi kesehatan. Overweight dan obesitas, perokok serta kurangnya aktivitas fisik menunjukkan predisposisi kejadian NPB. Selain itu aktivitas dalam bekerja, utamanya yang bekerja dengan beban fisik yang berat dan sejumlah aktivitas fisik yang berat seperti pada olahraga-olahraga tertentu juga menunjukkan hubungannya dengan NPB.</p>
<p class="MsoNormal">Banyaknya gangguan yang dapat memberikan gejala NPB menyebabkan diagnosis NPB menjadi tidak mudah, untungnya, sebagian besar kasus (80-90%) mereda dalam kurun waktu 6 minggu dengan atau tanpa terapi. Namun tidak berarti bahwa NPB tidak perlu dihiraukan, sebab angka kekambuhannya juga cukup tinggi.</p>
<p class="MsoNormal">Dari sejumlah penyebab, herniasi (penonjolan) bantalan sendi tulang belakang (hernia nukleus pulposus, HNP) merupakan penyebab terbanyak NPB dan biasanya keadaan ini disertai dengan rasa kesemutan, baal, berkurangnya sensasi rasa pada tungkai akibat saraf tulang belakang yang terjepit. Penyebab lainnya bisa disebabkan oleh otot punggung, sendi antar tulang belakang, sendi antar tulang belakang dan tulang panggul dan osteoporosis. Penyebab yang jarang namun bisa juga terjadi adalah gangguan hormonal (misalnya hipertiroid, hiperparatiroid, Cushing&#8217;s disease), rematik kadang memberikan gambaran NPB serta gangguan pada organ-organ dalam tubuh juga dapat memberi kesan NPB dan yang terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah gangguan psikis dan fungsional dapat pula bermanifestasi NPB.</p>
<p class="MsoNormal">Mengingat banyaknya gangguan yang dapat bermanifestasi sebagai NPB, maka penanganan NPB menjadi terkesan rumit dan membutuhkan kesabaran. Pemeriksaan fungsi-fungsi saraf bahkan jika perlu dilakukan pemeriksaan canggih seperti CT-Scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) akan sangat membantu dalam mencari penyebab NPB dan untuk terapinya.</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]><v:shape id="Picture_x0020_2" o:spid="_x0000_s1026"  type="#_x0000_t75" alt="http://images.aryamehragainstpain.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SCUJ6QoKCB4AABXOt1A1/hnp.JPG?et=T9dSMvJ7urwvg%2C68W3dd0g&amp;nmid="  href="http://aryamehragainstpain.multiply.com/photos/hi-res/upload/SCUJ6QoKCB4AABXOt1A1" mce_href="http://aryamehragainstpain.multiply.com/photos/hi-res/upload/SCUJ6QoKCB4AABXOt1A1"  style='position:absolute;margin-left:1.5pt;margin-top:.1pt;width:121.95pt;  height:122.65pt;z-index:2;visibility:visible;mso-wrap-style:square;  mso-wrap-distance-left:9pt;mso-wrap-distance-top:0;mso-wrap-distance-right:9pt;  mso-wrap-distance-bottom:0;mso-position-horizontal:absolute;  mso-position-horizontal-relative:text;mso-position-vertical:absolute;  mso-position-vertical-relative:text' o:button="t"> <v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.jpg" mce_src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.jpg"   o:title="hnp" /> <w:wrap type="square" /> </v:shape><![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->HNP (hernia nukleus pulposus, penonjolan bantalan sendi tulang belakang) merupakan penyebab terbanyak NPB. Pada pemeriksaan MRI biasanya nampak jelas adanya penyempitan pada terowongan tulang belakang dan terjepitnya saraf tulang belakang. HNP terbanyak terjadi pada segmen tulang belakang bawah (setinggi pinggang) disertai gejala kesemutan pada salah satu atau kedua tungkai bahkan bila pada keadaan yang berat bisa disertai kelemahan tungkai bawah dan yang paling parah biasanya sudah terjadi gangguan buang air kecil (ngompol) dan buang air besar (&#8230;&#8230;) akibat ketidakmampuan merasakan dan mengontrol sensasi tersebut (gangguan fungsi motorik).</p>
<p class="MsoNormal">Sejumlah terapi dapat dilakukan, mulai dari fisioterapi, obat-obatan hingga tindakan pembedahan (bergantung pada kondisinya). Biasanya pembedahan dilakukan jika terapi yang lain tidak memberikan hasil yang memuaskan atau sudah terdapat gangguan fungsi motorik (indikasi mutlak) namun tindakan pembedahan tersebut juga tidak memberikan hasil yang memuaskan pada semua penderita. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kegagalan pasca pembedahan (Failed Back Surgery Syndrome), yaitu NPB tidak berkurang bahkan bisa makin memburuk (kami mendapatkan sekitar 3 kasus).</p>
<p class="MsoNormal">Alternatif lain sebelum dilakukan pembedahan yaitu penyuntikan obat golongan steroid disekitar saraf tulang belakang (teknik epidural steroid dan teknik root block). Teknik ini relatif aman namun memerlukan kesabaran baik bagi pasien maupun dokter yang menangani karena efek kerja obat steroid tersebut berkisar 5-6 hari bahkan bisa lebih dan jika dalam 3 hingga 4 minggu gejala tidak berkurang, penyuntikan dapat diulangi kembali. Prosedur ini biasanya lebih efektif jika NPB yang dirasakan kurang dari 6 bulan.</p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/low-back-pain-nyeri-punggung-bawah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab Scoliosis</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/penyebab-scoliosis/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/penyebab-scoliosis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 21:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Scoliosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Scoliosis Struktural Suatu kurvatura lateral spine yang irreversible dengan rotasi vertebra yang menetap. Rotasi vertebra terbesar terjadi pada apex. Jika kurva bertambah maka rotasi juga bertambah. Rotasi ini menyebabkan saat foward bending costa menonjol membentuk hump di sisi convex. Sebaliknya &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/penyebab-scoliosis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Scoliosis Struktural</h3>
<p><img src="http://scoliosis.co.id/images/kids.png" alt="kids &amp; scoliosis" hspace="6" width="159" height="133" align="left" />Suatu kurvatura lateral spine yang irreversible dengan rotasi vertebra yang menetap. Rotasi vertebra terbesar terjadi pada apex. Jika kurva bertambah maka rotasi juga bertambah. Rotasi ini menyebabkan saat foward bending costa menonjol membentuk hump di sisi convex. Sebaliknya dada lebih menonjol di sisi concav. Scoliosis struktural tidak dapat dikoreksi dengan posisi atau usaha penderita sendiri.</p>
<p><span id="more-91"></span></p>
<p>80% scoliosis tidak diketahui penyebabnya. Ini disebut idiopathic scoliosis. Kata idiopathic menunjukkan bahwa penyebabnya tidak diketahui. Usia penderita bisa di bawah 3 tahun sampai di atas 19 tahun.</p>
<p>Ada juga scoliosis yang diketahui penyebabnya, yaitu dikategorikan sebagai congenital scoliosis atau kelainan bawaan. Ini disebabkan oleh perkembangan tulang belakang yang tumbuh abnormal. Termasuk kelompok ini adalah sindrom kerdil (osteochondrodystrophy). Contoh-contoh tersebut termasuk kategori scoliosis struktural.</p>
<h3>Scoliosis Non-Struktural / Fungsional Scoliosis / Postural Scoliosis</h3>
<p>Suatu kurvatura lateral spine yang reversibel dan cenderung terpengaruh oleh posisi. Di sini tidak ada rotasi vertebra. Umumnya foward/side bending atau posisi supine/prone dapat mengoreksi scoliosis ini. sebagai contoh adalah scoliosis yang disebabkan adanya masalah dengan bagian tubuh lain. Misalnya kaki yang tidak sama panjang, sehingga terjadi lengkungan abnormal pada tulang belakang.</p>
<p>Kejang otot dan radang otot juga bisa menimbulkan kelainan tulang belakang. Jika penyebab scoliosis didiagnosa non-struktural, penanganannya bukan reposisi tulang belakang melainkan reposisi bagian tubuh yang menyebabkan scoliosis tersebut.</p>
<p><em><strong>bbs</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/penyebab-scoliosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>179</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anatomi Tulang Belakang</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/anatomi-tulang-belakang/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/anatomi-tulang-belakang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 21:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[tulang belakang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mempelajari kelainan Tulang Belakang / Tulang Punggung seperti scoliosis terlebih dahulu kita harus mengenal anatominya. Tulang punggung atau vertebra adalah tulang tak beraturan yang membentuk punggung yang mudah digerakkan. terdapat 33 tulang punggung pada manusia, 5 di antaranya bergabung &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/anatomi-tulang-belakang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://scoliosis.co.id/images/spine.jpg" alt="Tulang Belakang" hspace="5" width="95" height="187" align="left" /></strong>Untuk mempelajari kelainan Tulang Belakang / Tulang Punggung seperti scoliosis terlebih dahulu kita harus mengenal anatominya.</p>
<p><strong>Tulang punggung</strong> atau <strong>vertebra</strong> adalah tulang tak beraturan yang membentuk punggung yang mudah digerakkan. terdapat 33 tulang punggung pada manusia, 5 di antaranya bergabung membentuk bagian sacral, dan 4 tulang membentuk tulang ekor (coccyx).</p>
<p>Tiga bagian di atasnya terdiri dari 24 tulang yang dibagi menjadi 7 tulang cervical (leher), 12 tulang thorax (thoraks atau dada) dan, 5 tulang lumbal. Banyaknya tulang belakang dapat saja terjadi ketidaknormalan. Bagian terjarang terjadi ketidaknormalan adalah bagian punggung.</p>
<p><span id="more-87"></span></p>
<h4>Struktur umum</h4>
<p>Sebuah tulang punggung terdiri atas dua bagian yakni bagian anterior yang terdiri dari <em>badan tulang</em> atau <em>corpus vertebrae</em>, dan bagian posterior yang terdiri dari arcus <em>vertebrae</em>. Arcus vertebrae dibentuk oleh dua &#8220;kaki&#8221; atau <em>pediculus</em> dan dua lamina, serta didukung oleh penonjolan atau procesus yakni procesus articularis, procesus transversus, dan procesus spinosus. Procesus tersebut membentuk lubang yang disebut <em>foramen vertebrale</em>. Ketika tulang punggung disusun, foramen ini   akan membentuk saluran sebagai tempat sumsum tulang belakang atau <em>medulla   spinalis</em>. Di antara dua tulang punggung dapat ditemui celah yang disebut <em>foramen intervertebrale</em>.</p>
<h4><img src="http://scoliosis.co.id/images/Tulang_belakang.png" alt="Tulang Belakang" hspace="4" width="200" height="311" align="right" />Tulang punggung cervical</h4>
<p>Secara umum memiliki bentuk tulang yang kecil dengan spina atau procesus spinosus (bagian seperti sayap pada belakang tulang) yang pendek, kecuali tulang ke-2 dan 7 yang procesus spinosusnya pendek. Diberi nomor sesuai dengan urutannya dari C1-C7 (C dari cervical), namun beberapa memiliki sebutan khusus seperti C1 atau atlas, C2 atau aksis.</p>
<p>Setiap mamalia memiliki 7 tulang punggung leher, seberapapun panjang lehernya.</p>
<h4>Tulang punggung thorax</h4>
<p>Procesus spinosusnya akan berhubungan dengan tulang rusuk. Beberapa gerakan memutar dapat terjadi. Bagian ini dikenal juga sebagai &#8216;tulang punggung dorsal&#8217; dalam konteks manusia. Bagian ini diberi nomor T1 hingga T12.</p>
<h4>Tulang punggung lumbal</h4>
<p>Bagian ini (L1-L5) merupakan bagian paling tegap konstruksinya dan menanggung beban terberat dari yang lainnya. Bagian ini memungkinkan gerakan fleksi dan ekstensi tubuh, dan beberapa gerakan rotasi dengan derajat yang kecil.</p>
<h4>Tulang punggung sacral</h4>
<p>Terdapat 5 tulang di bagian ini (S1-S5). Tulang-tulang bergabung dan tidak memiliki celah atau diskus intervertebralis satu sama lainnya.</p>
<h4>Tulang punggung coccygeal</h4>
<p>Terdapat 3 hingga 5 tulang (Co1-Co5) yang saling bergabung dan tanpa celah. Beberapa hewan memiliki tulang coccyx atau tulang ekor yang banyak, maka dari itu disebut <em>tulang punggung kaudal</em> (kaudal berarti ekor).</p>
<h3 style="text-align: left;"><em>berbagai sumber</em></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/kesehatan/pengetahuan/anatomi-tulang-belakang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>127</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelumpuhan Akibat Syaraf Terjepit</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 20:47:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khusus HNP]]></category>
		<category><![CDATA[hnp]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Rasa nyeri yang Anda rasakan di tubuh harus diwaspadai. Bukan tidak mungkin syaraf Anda terjepit dan menimbulkan kelumpuhan. Penyakit urat syaraf kejepit dapat terjadi di banyak tempat di dalam tubuh kita, tetapi yang paling sering adalah penyakit syaraf kejepit atau &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Rasa nyeri  yang Anda rasakan di tubuh harus diwaspadai. Bukan tidak mungkin syaraf Anda  terjepit  dan menimbulkan kelumpuhan.</p>
<p>Penyakit urat syaraf kejepit dapat terjadi di banyak tempat di dalam tubuh kita, tetapi yang paling sering adalah penyakit syaraf kejepit atau jepitan urat syaraf pada servikal atau leher, di telapak tangan atau CTS (carpal tunnel syndrome), dan di pinggang.<span id="more-74"></span></p>
<p>Sering kali orang tanpa sadar ‘membunyikan’ lehernya (dengan memiringkan ke kanan dan kiri dengan kencang), padahal hal tersebut dapat membahayakan jaringan syaraf yang menyebabkan syaraf menjadi kaku.</p>
<p>Banyak orang sering membunyikan lehernya karena leher sering terasa nyeri dan pegal. Dan dengan menggelengkan kepala sampai berbunyi, rasa nyeri leher biasanya akan berkurang. Padahal dalam jangka panjang, ternyata kegiatan tersebut dapat berdampak buruk bagi syaraf kita.</p>
<p>Kenali Nyeri Tubuh<br />
Rasa nyeri dapat terjadi karena adanya kerusakan pada jaringan. Nyeri merupakan suatu pertahanan yang menguntungkan karena dengan adanya rasa nyeri, maka kerusakan jaringan yang sedang terjadi dapat dihindari sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih berat.</p>
<p>Nyeri yang berlangsung lama dikenal sebagai nyeri kronik. Nyeri tersebut sangat merugikan karena pengaruhnya sangat luas dalam kehidupan kita. Nyeri yang merugikan itu dikenal sebagai nyeri syaraf dan mempunyai gejala yang berbeda dengan nyeri lainnya.</p>
<p>Nyeri syaraf biasanya disertai dengan gangguan pada fungsi syaraf, baik yang bersifat motorik (yaitu gangguan kemampuan gerak otot), maupun sensorik (yaitu gangguan pada indera perasa).</p>
<p>Nyeri syaraf akibat gangguan syaraf penggerak otot akan mengakibatkan terjadinya kelemahan otot sampai stimulasi kontraksi otot. Demikian juga halnya jika terjadi nyeri syaraf akibat gangguan syaraf sensorik, maka akan terjadi gejala nyeri yang disertai dengan gejala kehilangan rasa, kesemutan, hingga tidak adanya rasa pada perabaan.</p>
<p>Untuk masalah kelumpuhan ini, bukan hanya bisa terjadi di leher, tapi juga di punggung dan pinggang. Bahkan dalam jangka panjang setelah kelumpuhan terjadi bisa menyebabkan kematian, apabila mengenai syaraf yang sangat vital (syaraf jantung/sum sum tulang belakang).</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>156</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas HNP (Hernia Nucleus Pulposus )</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/sekilas-hnp-hernia-nucleus-pulposus/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/sekilas-hnp-hernia-nucleus-pulposus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 20:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khusus HNP]]></category>
		<category><![CDATA[hnp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Rusaknya jaringan tulang rawan pada tulang belakang yang berakibat rusaknya syaraf, jaringan yang berada disekitarnya Gejala a. Gejala (di pinggang) - Kesemutan (numbness) di kaki - Otot paha dan kaki menjadi lemah - Rasa nyeri yang sangat hebat di pinggang &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/sekilas-hnp-hernia-nucleus-pulposus/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Rusaknya jaringan tulang rawan pada tulang belakang yang berakibat rusaknya syaraf, jaringan yang berada disekitarnya</p>
<p>Gejala<br />
a. Gejala (di pinggang)<br />
- Kesemutan (numbness) di kaki<br />
- Otot paha dan kaki menjadi lemah<br />
- Rasa nyeri yang sangat hebat di pinggang yang menjalar menuju tumit mengikuti alur syaraf. Gejala ini disebut Sciatica.<br />
- Lumpuh, apabila terkena syaraf utama.<span id="more-71"></span></p>
<p>b. Gejala (leher)<br />
- Kesemutan di lengan<br />
- Otot lengan dan tangan menjadi lemah<br />
- Nyeri leher, terutama di belakang dan samping<br />
- Rasa nyeri menjalar ke bahu, lengan, tangan dan jari-jari.</p>
<p>Tes Diagnostik dengan :<br />
- X-ray untuk menentukan kemungkinan penyebab lain<br />
- MRI untuk memastikan terjadinya HNP (arah dan ukuran)<br />
- Myelogram, untuk menentukan ukuran dan lokasi HNP<br />
- EMG, untuk menentukan secara pasti, syaraf yang terpengaruh.</p>
<p>Pengobatan<br />
- Terapi Konservatif<br />
- Istirahat yang total (bed rest)<br />
- Obat-obatan (anti nyeri, anti radang)<br />
- Fisio terapi (penghilang nyeri, penguatan otot pinggul, pengaturan posisi tubuh)</p>
<p>Pembedahan /operasi<br />
- Dilaksanakan hanya untuk kondisi yang sangat serius atau tidak berhasil dengan terapi konservatif.<br />
- 30% dari yang menjalani operasi, menyatakan tidak puas dengan hasil operasi.<br />
- Chenonucleosys</p>
<p>Perubahan gaya hidup (diet, aktifitas)<br />
Alternatif (akupuntur, chiropraktic, pemijatan)</p>
<p>Tips :<br />
1. Perhatikan posisi tubuh pada saat bekerja dan jangan terlalu lama berada pada posisi yang sama.<br />
2. Peka terhadap gejala awal<br />
3. Untuk yang berusia diatas 40 tahun, berhati-hatilah terhadap gerakan yang dapat membebani tulang belakang/ gerakan membungkuk (misalnya: senam Hi impact, mengangkat beban, posisi kerja, dll).<br />
4. Dilarang keras mengangkat benda-benda berat, berada pada posisi jongkok, membungkuk, atau duduk dikursi yang terlalu rendah.<br />
5. Jangan terlalu capek dan stress.<br />
6. Disarankan berolahraga renang.<br />
7. Duduklah dengan posisi punggung tegak (tidak melengkung).</p>
<p>—bbs—</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/sekilas-hnp-hernia-nucleus-pulposus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>129</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu HNP?</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/apa-itu-hnp/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/apa-itu-hnp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 20:44:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khusus HNP]]></category>
		<category><![CDATA[hnp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[HNP, kepanjangan dari ‘Hernia Nucleus Pulposus’, yaitu tergesernya cakram tulang rawan penyekat antar badan ruas tulang belakang sehingga ‘nucleus pulposus’ sentral cakram tulang rawan tergeser keluar dari biasanya ke arah kiri atau kanan dan akan langsung menekan jaras saraf paravertebral. &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/apa-itu-hnp/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>HNP, kepanjangan dari ‘Hernia Nucleus Pulposus’, yaitu tergesernya cakram tulang rawan penyekat antar badan ruas tulang belakang sehingga ‘nucleus pulposus’ sentral cakram tulang rawan tergeser keluar dari biasanya ke arah kiri atau kanan dan akan langsung menekan jaras saraf paravertebral.<span id="more-69"></span></p>
<p>HNP (hernia nucleus pulposus) atau yang dikenal dengan saraf terjepit dapat mengenai siapa saja. Saraf terjepit biasanya terdapat dimana saja pada tubuh kita, namun pada umumnya terjadi pada sepanjang ruas tulang belakang terutama pada leher dan di daerah punggung dan pinggang. HNP biasa terjadi akibat insiden, seperti terjatuh, kecelakaan, mengangkat barang berat, salah gerak ,dsb. Rasa sakit yang ditimbulkan akibat HNP sangat beragam sesuai daerah terjadinya saraf itu terjepit.</p>
<p>Namun secara umum, rasa sakit yang dirasakan pasien seperti sakit waktu bergeser badan saat tidur, kebas (ba’al) daerah kaki atau kesemutan, sakit yang amat sangat pada daerah tertentu, bahkan bisa mengalami kelumpuhan,dsb.</p>
<p>Apabila anda telah datang ke rumah sakit kemudian anda disarankan untuk melakukan MRI (Foto Saraf), lalu ternyata hasilnya ditemukan bahwa telah terjadi HNP maka seorang dokter ahli saraf menyarankan untuk melakukan tindakan operasi dan ini adalah tindakan penyembuhan dokter. Namun tindakan operasi ini bukanlah tindakan yang murah dan tidak berisiko. Apabila gagal dalam operasi maka kondisi pasien akan bertambah buruk. Biasanya, persentase tingkat keberhasilan penyembuhan HNP melalui operasi hanya 50%.</p>
<p>Selain tindakan operasi, biasanya seorang dokter ahli saraf menyarankan untuk melakukan fisioterapi. Tetapi tindakan ini bukanlah suatu tindakan penyembuhan melainkan hanya untuk sekedar mengurangi rasa sakitnya saja. Biasanya pasien penderita HNP kebanyakan menghindari tindakan operasi, kemudian pasien akan mencari pengobatan alternatif guna kesembuhannya.</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/apa-itu-hnp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsultasi</title>
		<link>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/konsultasi/</link>
		<comments>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/konsultasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 20:42:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khusus HNP]]></category>
		<category><![CDATA[hnp]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahlihnp.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Silakan anda konsultasikan seputar masalah HNP anda dan Zulfahmi akan menjawab. Sedikit informasi, website ini hasil migrasi dari blog sebelumnya, untuk kenyamanan mendapatkan informasi bagi anda yang belum sempat membacanya maka beberapa pertanyaan dan jawaban yang sudah ter-publish disertakan pada &#8230; <a href="http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/konsultasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Silakan anda konsultasikan seputar masalah HNP anda dan Zulfahmi akan menjawab. Sedikit informasi, website ini hasil migrasi dari <a href="http://ahlihnp.wordpress.com" target="_blank">blog</a> sebelumnya, untuk kenyamanan mendapatkan informasi bagi anda yang belum sempat membacanya maka beberapa pertanyaan dan jawaban yang sudah ter-<em>publish</em> disertakan pada halaman ini. Terima kasih.<span id="more-67"></span></strong></p>
<p><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" />Saya pernah dengar bahwa diRSUP Cipto &amp; diRS Pelni ada alat terapi yang namanya Low Intensive Laser Therapy. Juga diRS Omni &amp; RS Kramat ada alat terapi Chronosonic Ultra Sound. Menurut</span><span style="color: black;" lang="IN">pengalamannya, kira2 baik/buruknya (Efek Samping) kedua macam alat itu dalam menangani HNP L5-S1 bagaimana ?? Salam</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Agus</span></a> L</span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Juli 20, 2008 at 7:00 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Memang banyak jenis terapi untuk penyembuhan HNP, dua diantaranya adalah yang anda sebutkan. Untuk Low Intensive Laser Therapy adalah teknik pemanasan sinar dengan berkapasitas rendah, sedangkan untuk Chronosonic Ultra Sound adalah jenis terapi dengan menggunakan gelombang suara. Berdasarkan pengalaman pasien saya yang sudah diterapi di rumah sakit selama ini tidak ada masalah.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Saya</span><span style="color: black;" lang="IN">umur 62thn/laki2 sudah diRontgen dan hasilnya adalah:</span><span style="color: black;" lang="IN">Corpus lumbalis intact dengan gambaran tulang</span><span style="color: black;" lang="IN">Osteopenia</span><span style="color: black;" lang="IN">&amp;</span><span style="color: black;" lang="IN">tampak osteofit L2 s/d L5</span><span style="color: black;" lang="IN">anterior,</span><span style="color: black;" lang="IN">L1</span><span style="color: black;" lang="IN">s/d L5 lateral</span><span style="color: black;" lang="IN">&amp;</span><span style="color: black;" lang="IN">Spondylosis lumbalis dengan dugaan HNP L5-S1.</span><span style="color: black;" lang="IN">Dengan</span><span style="color: black;" lang="IN">melakukan</span><span style="color: black;" lang="IN">pemijatan2</span><span style="color: black;" lang="IN">pada</span><span style="color: black;" lang="IN">gangguan</span><span style="color: black;" lang="IN">Spondylosis</span><span style="color: black;" lang="IN">HNP L5-S1 diatas,</span><span style="color: black;" lang="IN">APAKAH akan terjadi Traksi2/Peregangan2</span><span style="color: black;" lang="IN">pada Tulang Belakang yang bermasalah tsb ?Ditunggu Jawabannya, terimakasih.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black;" lang="EN-US">L</span><span style="color: black; text-decoration: none;">ukman</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Juli 20, 2008 at 7:30 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Dalam hal ini, kasus bapak sangat kompleks, seperti Osteofit adalah tumbuhnya tulang baru di bagian depan Corpus lumbalis L2-L5 dan osteofit lateralis L1-L5 ini sangat mengganggu jaringan persendian dan persyarafan, sedangkan osteopenia Bapak adalah bentuk penipisan tulang yang menuju kepada osteoporosis. Untuk spondylosis L5 – S1, apabila disembuhkan tidak meregangkan L1- L5 dikarenakan terbenturnya osteofit.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Untuk dipijat bisa, tapi untuk kesembuhan L1-L5 bergerak bebas tidak bisa karena sudah terbentuknya osteofit. apabila bapak ingin mencoba mengikuti terapi saya. dalam satu kunjunan bapak sudah bisa merasakan perubahannya. terima kasih</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">1.Saya lihat tarip penyembuhan HNP dibagi 2 tarip yaitu “HNPbiasa” &amp; HNP L5-S1. Apa saja perbedaan penanganannya</span><span style="color: black;" lang="IN">hingga kedua tarip diatas dibedakan?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">2. Berapa taripnya untuk masing2 HNP bila dihitung per kunjungan ? ; maklumlah kesanggupan tiap2 pasien kan</span><span style="color: black;" lang="IN">berlainan? Trima kasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="color: black;" lang="IN">Agus L |</span></strong><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="../khusus-hnp/sekilas-hnp-herniasis-nucleus-pulposus/comment-page-1/#comment-83"><span style="color: black; text-decoration: none;">July 22nd, 2008 at 11:05 am</span></a></span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">1. Untuk kasus L5-S1 tingkat kesulitan untuk penyembuhannya sangat tinggi,sehingga tarif dibedakan. tentunya atas dasar proffesionalitas. Jika bapak menderita HNP biasa dan L5-S1 juga… maka tarif yang saya kenakan cukup L5-S1nya saja. Untuk penangannya tetap dengan metode pijat.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">2. Setiap kunjungan sesuai dengan kasus HNPnya, tetapi semua keluhan bapak pasti akan coba selesaikan. untuk lebih jelasnya bapak bisa langsung kontak ke saya. Terima kasih</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Pada bacaan tentang “sekilas HNP’, disebutkan antaralain bahwa HNP membuat otot paha&amp;kaki menjadi lemah. Tolong dijelaskan kenapa otot paha&amp;kaki menjadi lemah</span><span style="color: black;" lang="IN">setelah kena HNP ?? Salam</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="color: black;" lang="IN">Johan </span></strong><strong><span style="color: black;" lang="IN">|<a href="../khusus-hnp/sekilas-hnp-herniasis-nucleus-pulposus/comment-page-1/#comment-84"><span style="color: black; text-decoration: none;">July 24th, 2008 at 3:33 am </span></a></span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Untuk Bpk Johan, ini jawabannya…</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Alat gerak aktif yang berupa otot-otot terhadap rangka tubuh dapat bekerja atas dasar rangsangan syaraf. Apabila salah satu jaringan syaraf ada yang terjepit maka kerja syaraf itupun menjadi terganggu, baik syaraf sensorik maupun motorik. Jadi bila dalam kasus yang bapak tanyakan, otot paha dan kaki terkena HNP, dapat berakibat otot mengalami kelemahan bahkan pada puncaknya mengalami kelumpuhan. Terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Pak saya mau tanya cara terapinya bagaimana trus biayanya berapa.Saya dah MRI konklusinya HNP L4-5 dengan penekanan radiks kanan.terimakasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Irwan</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Oktober 9, 2008 at 2:50 pm</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Teknik kami adalah massage HNP, beda dengan tekhnik massage yang lain,dan untuk biaya silakan lihat di halaman KLINIK. terimakasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Saya menderita HNP, pernah di MRI dan sangat nyeri cukup dan terus menerrus kesmutan cukup lama sekitar 1 th, itu kira-kira 5 tahun lalu. Bolak-balik ke dokter, fisioterapi dan semacam tusuk jarum. </span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">A</span><span style="color: black;">l</span><span style="color: black;" lang="IN">hamdulillah sekitar 3 tahun lalu ada seorang dokter yang menyarankan agar saya berenang. Saya tidak bisa berenang, bahkan agak takut air. Saya mencari pelatih dan belajr berenang. Alhamdulillah dengan berenang rutin (awalnya setiap hari sampai sekitar 2 bulanan), lalu setiap akhir pekan. sekitar 3-4 bulan sudah jauh lebih baik. Sekarang saya tidak begitu merasa sakit, sudah bisa beraktifitas normal. Tidak nyeri, tidak kesemutan. Di kolam renang saya juga berjumpa dengan bbrp orang (semuanya ibu2) yg mengatakan bahwa mereka juga tadinya sangat nyeri, sekarang sudah bisa berktivitas normal.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black;" lang="EN-US">M</span><span style="color: black; text-decoration: none;">och arif bijaksana</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Oktober 17, 2008 at 6:27 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;">S</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">ebelumnya terima kasih atas tanggapan bapak.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">untuk kasus HNP mempunyai banyak jenis,salah satunya adalah spondiliosis,untuk jenis ini memang bisa dengan cara berenang namun untuk jenis lainnya seperti kompresi radiks biarpun bapak dalam sebulan seratus kali berenang tidak akan mampu menyelesaikan HNP jenis ini.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;">S</span><span style="color: black;" lang="IN">alam kenal, saya mau tanya mengenai hernia</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">1.</span><span style="color: black;"> A</span><span style="color: black;" lang="IN">pakah penyakit hernia itu penyakit turunan, karena bapak saya juga kena hernia?<br />
2. </span><span style="color: black;">S</span><span style="color: black;" lang="IN">aya pernah memakai celana sekitar 3 bulan sembuh hernia tidak turun lagi tapi setelah itu 1 bulan tidak memakai kok turun lagi padahal kerja saya di kantor dan gak pernah angkat-angkat berat, apakah selain kerja berat ada hal lain yang menyebabkan penyakit hernia?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">mohon jawabanya…terimakasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="color: black;" lang="IN">Rusdianto  | November 5th, 2008 at 7:26 am </span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;">S</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">alam kenal juga</span><span style="color: #4f81bd;"> pak Rusdianto</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">… Mohon maaf, Hernia yang bapak maksud (turun berok) bukanlah Hernia Nucleus Pulposus (syaraf terjepit). Jadi itu bukanlah spesialisasi kami. Terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Salam kenal, saya mau tanya pak,</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">1.istri saya diketahui menderita HNP pada L4-L5 setelah MRI,mulai terasa sekitar dua tahun ini,dimana saya bisa bawa istri saya utk berobat?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN">2.mohon alamat dan rute transportnya</span><span style="color: black;" lang="IN">terimakasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="color: black;" lang="IN">Sri wahyono  | November 21st, 2008 at 2:13 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Untuk mengobati istri bapak tentunya itu menjadi hak pilihan bapak apakah mau menjalani secara medis ataukah alternative</span><span style="color: #4f81bd;">, pikirkanlah untuk mendapakan hasil yang terbaik</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Alamat dapat bapak temukan pada halaman LOKASI DAN KONTAK. Sedangkan untuk keberadaan lokasi lebih jelas lagi bapak bisa lihat pada halaman DENAH LOKASI.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Saya penderita HNP Grade 1 L 3-4 dan L 4 &#8211; 5 . Data tesebut saya peroleh ketika selasai MRI. dokter meny</span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;">a</span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">rankan operasi Apa yang harus saya lakukan</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Adhin </span></strong><strong><span style="color: black;" lang="IN"> | </span></strong><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">November 29th, 2008 at 6:38 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Saudara silahkan berkonsultasi langsung dg saya via telepon untuk lebih rinci hasil MRInya, selanjutnya saya akan bisa memberikan solusi kepada anda.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Disebutkan 30% dari kasus yang dioperasi tidak menghasilkan kondisi yang diharapkan.</span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Pada keadaan HNP yang jenis mana hal itu mungkin bisa terjadi..?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Dullah </span></strong><strong><span style="color: black;" lang="IN"> | </span></strong><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN"><a href="../khusus-hnp/sekilas-hnp-herniasis-nucleus-pulposus/comment-page-1/#comment-92"><span style="color: black; text-decoration: none;">December 20th, 2008 at 2:34 am </span></a></span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Kondisi untuk jenis kompresi radiks</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Adik laki-laki saya (24 th) sudah krg lbh 1 th ini mengalami sakit pada kaki kirinya yg mengakibatkan jalannya skrg agak pincang (awalnya krn jatuh dr motor). Menurut dokter syaraf .. ada syarafnya yg terjepit, selain minum obat dr dokter, adik saya jg menjalani fisioterapi sebanyak 9 &#8211; 10 kali. Setelah fisioterapi dan disuntik, adik saya merasa kakinya lumayan enakan .. namun tdk berapa lama .. kembali sakit lagi terutama kalau berdiri setelah duduk cukup lama. Sblmnya sy sdh bw adik saya berobat keberbagai pengobatan alternatif, spt: ke ahli pijat, shinse, dll., namun rasa sakitnya hanya hilang sebentar. Untuk hal ini, bisakah Bapak membantu menyembuhkan penyakit adik saya ? dan kira2 harus dgn berapa kali kunjungan (krn adik saya saat ini berada di Pontianak) ? Terim kasih,</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Fenny</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Desember 22, 2008 at 8:31 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;">Sdri Fenny, </span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">biasanya target saya adalah 5x pertemuan,selaku seorang yang profesional saya selalu bersikap seoptimal mungkin terhadap pasien-apsien saya. dan yang terpenting bagi saya, apabila syaraf itu terdeteksi oleh saya, banyak yang berhasil.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><br />
</span><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Anak kami punya masalah kelumpuhan akibat retak pada tulang punggung dalam usia 22 tahun sekrg sdh kurang lebih 2 tahun hasil ronsen juga terdapat batu dlm kantong kemih akibat terlalu lama menggunakan kateter saran dr ahli tlg agar segera dioperasi tlg belakang, yang ingin kami tanyakan sejauhmana tingkat keberhasilan dgn operasi tersebut. tlg pak jawabannya ke email saya. <a href="mailto:bapaksma@yahoo.co.id"><span style="color: black; text-decoration: none;">bapaksma@yahoo.co.id</span></a>. trimakasih sebelumnya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://-/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Suherman</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Desember 22, 2008 at 3:25 pm</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;">U</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">ntuk tingkat keberhasilannya sangat kecil apabila terjadi keretakan pada tulang belakang,tetapi yang namanya berusaha,apabila tidak ada jalan lain dapat dicoba.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">terima kasih. Semoga ada mukjijat</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Penjelasan sama seperti yang saya dapat dari dokter di RS Pdk Indah. Telapak tangan saya sering seperti tersetrum dan jari kelingking + jari manis kaku kalau pagi-pagi(CTS). Saya disarankan untuk melakukan akupuntur, disarankan untuk melakukan terpai sebanyak 4-6 kali.</span><span style="color: black;" lang="IN">Pertanyaan apakah dengan akupuntur dapat menyembuhkannya?…</span><span style="color: black;" lang="IN">ada juga saran dari teman untuk dipijat ke ahli pijat syaraf tradisional. mana yang lebih baik? TQ</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Rina Katarina</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Desember 27, 2008 at 4:31 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Berdasarakan pengalaman pasien yang datang ke</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">klinik kami, akupuntur pernah dicoba namun hasilnya hanya bersifat sementara. karena yg dihilangkan hanya impactnya, sedangkan di klinik kami diselesaikan akar masalahnya, sehingga jenis CTS ini dapat disembuhkan dg kondisi permanent.</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">Mohon informasi: saya pernah mengalami trauma punggung karena mengangkat benda yang menurut saya tidak berat karena hanya jkurang dari 10 kg. tetapi sakitnya luar biasa. setelah sembuh beberapa waktu kemudian pantat terasa panas. Saya pikir ini akibat duduk dikursi yang lama ( perlu diketahui saya biasa duduk dikursi sampai lebih dari 4 jam sehari). Saat ini tidak hanya pantat yang panas tetapi menjalar sampai kaki dan tulang ekor terasa sakit pada saat duduk. mohon jawaban apa yang harus saya lakukan?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN"><a href="http://utomokdl.blogspot.com/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Utomo</span></a> </span></strong><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |</span></strong><strong><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;" lang="IN">January 2nd, 2009 at 9:59 am </span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Ini merupakan salah satu ciri-ciri dari HNP, walaupun mengangkat barang kurang dari 10kg tetapi posisi gerak/mengangkat yang kurang benar dapat menyebabkan terjadinya HNP. Untuk mengetahui lebih jelas jenis HNPnya, harus dilakukan pemeriksaan. di klinik kami juga dapat mendeteksi jenis HNP yang diderita sekaligus teraphy. terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Terima kasih atas jawaban bapak kemarin. berikut saya tuliskan hasil MRI saya. Tampak straight vertebra cervical, disertai spondyloatropis cervicalis dengan anterior dan posterior marginal spurs di hampir seluruh vertebrae cervical disertai penipisan discus intervebralis C5/C6. Posterolateral kiri disc herniasi pada C5/C6 dan posterolateral kiri dics protrusion pada segmen C6/C7 yang lebih ringan posteromedial disc bulging di C2/C3 dan C3/4 yang menyebabkan indentasi pada thecal sac dengan kemungkinan disertai kompresi radiks C7 kiri dan iritasi pada radiks C8 kiri</span><span style="color: black;">. P</span><span style="color: black;" lang="IN">ertanyaannya dapatkah bapak menangani kasus saya ini, masuk katagori hnp biasakah atau yang lebih complicatet, dan berapa kali perkiraan kunjungan. mohon maaf sebelumnya, dan terima kasih yang terhingga, agar saya bisa bicarakan masalah ini dgn kel</span><span style="color: black;">.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black; text-decoration: none;">karina</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Januari 25, 2009 at 1:58 pm</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Saya mempunyai keluhan pada telapak tangan. Jika dipakai menulis terasa nyeri dibarengi dengan rasa panas yang menjalar ke lengan dan leher serta punggung atas bagian belakang. Ini dialami pada tangan kanan saja. Sehingga saya tidak bisa terlalu lama menulis. Jika saya menggenggam alat tulis pun menjadi kaku dan tidak lentur. Terkadang ketika memegang alat tulis pun bisa terlepas dari pegangan tanpa sadar. Saya pernah EMG tapi menurut dokter yang melakukan EMG tak ada masalah pada saraf tangan saya. Tapi saya merasa ada masalah dengan tangan saya. Tapi saya tidak tahu itu apa? Bisakah bapak membantu saya?</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">fina</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Januari 2, 2009 at 7:08 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">EMG yang dilakukan didaerah lengan itu tidak tepat, karna akar masalahnya ada didaerah leher (chervikal). Apabila dilakukan rotgen saraf didaerah chervikal pastilah akan menemukan akar masalahnya.</span><span style="color: #4f81bd;"> T</span></em><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">erima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">Penyakit yang saya ingin tanyakan hampir sama keluhannya dengan yang dialami adik Mba Fenny. Pacar saya tahun ini berusia 24. Selama ini saya penasaran penyakit apa yang dia derita, sebab kaki kirinya terasa sakit dan tidak bisa berlari. Dia bilang rasa sakit itu ada sejak kecil dan terjadi setelah ia terkilir saat bermain bola.</span><span style="color: black;" lang="IN">Dia bilang segala macam pengobatan sudah dilakukan dari pijat, akupuntur sampai dokter hasilnya tetap nihil. Bahkan hasil ronsen dokter pun tidak ditemukan adanya penyakit atau kesalahan pada tulang. Apakah penyakit ini salah satu dari terjepitnya saraf? Dia juga bilang dulu terkadang kakinya sampai terasa tidak bisa digerakkan. Sekarang dia sudah menyerah untuk berobat lagi. Sekiranya apa yang harus dilakukan? Apa benar itu penyakit saraf terjepit? Mohon jawabannya! </span><span style="color: black;" lang="IN">Terima kasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">Ri</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Februari 9, 2009 at 4:18 pm</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Terjadinya saraf kejepit dapat diakaibatkan dari berbagai macam hal, dan yang paling sering terjadi dikarenakan kesalahan gerak. bila dilihat dari kondisi yang saudara ulaskan, kemungkinan pacar saudara terkena HNP. Untuk hasil lebih jelasnya, saudara dapat datang ke klinik kami untuk diditeksi lebih lanjut, dan kami sangat menyarankan apabila saudara ingin berkonsultasi ke klinik kami harap membuat janji terlebih dahulu dengan Pak Fahmi. terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;">I</span><span style="color: black;" lang="IN">stri saya tangan sebelah kirinya tidak bisa digerakkan keatas hanya separo kurang ,rasa nyeri dipunggung dan ruas atas tangan penyebabnya jatuh kekiri yang untuk tumpuhan telapak<br />
tangan sebelah kiri yang menopang berat badan sedangkan berat badan hanya 37 kg saja<br />
mohon penjelasan dan solusi bapak dokter. trimakasih</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">effendi</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Februari 11, 2009 at 3:23 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Untuk mengetahui akar masalahnya lebih jelas, bapak dapat langsung datang ke klinik kami untuk dilakukan diagnosa sekaligus theraphynya. terima kasih</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;">Pa</span><span style="color: black;" lang="IN">k saya mohon pencerahan saya tinggal di </span><span style="color: black;">C</span><span style="color: black;" lang="IN">irebon istri saya 3 bulan ini menderita hnp kata dokter harus di oprasi begitu sy minta di oprasi kata dokternya ga jaminan sembuh jadi saya batalkan untuk orasi akhirnya saya berobat ke alternatif tapi tapi sudah tiga tempat menyerah untuk penyembuhan istri jadi saya hanya pasrah sekarang masih terus berobat</span><span style="color: black;" lang="IN">istri</span><span style="color: black;" lang="IN">saya tidak bisa jalan terlalu jau karna kesakitan jadi saya berobat hanya di cirebon saja mohon beri solusi trims</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/kelumpuhan-akibat-syaraf-terjepit/"><span style="color: black; text-decoration: none;">yosef</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Februari 19, 2009 at 7:05 am</span></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><em><span style="color: #4f81bd;" lang="IN">Membaca dari surat yang bapak kirim, Saya masih kurang jelas dengan spesifikasi untuk HNP yg istri bapak alami. mungkin untuk lebih jelasnya bapak bisa langsung konsultasi ke hp saya dengan memaparkan hasil MRI (apabila sudah) terlebih dahulu. Tetapi, selama ini alhamdulillah semua pasien yang mengalami keluhan HNP bahkan yang sudah divonis untuk operasi dapat merasakan perubahannya dari pertama kali theraphy dan berangsur-angsur sembuh. terima kasih.</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="color: black;" lang="IN"><img class="alignleft" src="http://i370.photobucket.com/albums/oo145/kromeaivi/ahlihnp/pertanyaan.jpg" alt="" width="35" height="53" /></span><span style="color: black;" lang="IN">slm knl pak fahmi sy pgn konsultasi posisi sy skr ada di</span><span style="color: black;"> Surabaya</span><span style="color: black;" lang="IN"> tp sy asli kalimantan timur.begn pak ibu saya menderita sakit pd tulang pantanya.jd kl dibw jalan ama duduk lama sakit btl n kl duduk kdng2 tulang ekornya mrasa pegal2 jg.menrt pak fahmi apa ibu sy mengalami urat kejepit apa ngak.mhn petunjuknya ya pak sblmnya sy ucapkan trima ksh</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span class="fn"><strong><span style="color: black;" lang="IN"><a href="http://ahlihnp.wordpress.com/2008/07/15/apa-itu-hnp/"><span style="color: black; text-decoration: none;">henry</span></a></span></strong></span><strong><span style="color: black;" lang="IN"> |  Februari 25, 2009 at 6:12 am</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahlihnp.com/khusus-hnp/konsultasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>155</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

