Kesaksian

Dipersilakan bagi pasien yang sudah menjalani pengobatan untuk mengisi halaman kesaksian ini.  Sudi kiranya meluangkan waktu sebentar untuk berpartisipasi dan ikut membantu penderita HNP lainnya agar mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya. Kirimkan kesaksian anda via email ke: ahlihnp@gmail.com. Terima kasih.

 

“Saya ibu Nani Suryani, tinggal di Komp. Pemadam Kebakaran Jakarta Utara. Saya pernah mengalami syaraf terjepit, tahun 2006 saya merasakan sakit dari mulai pinggang kebawah sampai saya tidak bisa bangun,bahkan untuk pergi ke kamar kecil saja saya harus merangkak. Dan apabila menggeserkan badan disaat tidur terasa sangat sakit. Samapai akhirnya saya tidak tahan lagi,dan saya berobat ke Shin Shei untuk menjalani pengobatan akupuntur. Memang setelah diakupuntur rasa sakit yang saya alami hilang, tetapi hanya sementara saja kemudian rasa sakit itu kembali datang. akhirnya saya bertemu dengan Bpk. Fahmi selaku ahli HNP, dan saya melakukan terapi massage khusus HNP. Alhamdulillah, dari terapi pertama saya langsung merasakan perubahannya. Saya melakukan terapi massage HNP ini sebanyak 3 kali, dan akhirnya sampai sekarang rasa sakit itu sudah tidak mendera saya lagi.”

 

“Saya Danang, siswa SMAN 81 jakarta, selama ini saya merasakan badan yang kurang nyaman. Saya sudah mencoba berobat kemana-mana tapi tidak ada hasil, apalagi ketika melewati polisi tidur rasa sakitnya semakin terasa. Begitu saya datang ke Bpk. Facmi selaku ahli HNP, dan dideteksi oleh beliau ternyata banyak syaraf saya yang terjepit. Selama kurang lebih 7 kali terapi, akhirnya saya sembuh total. Dan sekarang saya merasa badan saya menjadi nyaman kembali.”

 

“Saya Nurjanah, 24 tahun, tinggal di Rawamangun. Semula saya tidak mengetahui kalau saya menderita syaraf terjepit, karena yang selama ini Saya rasakan apabila saya bergerak jantung seprti ditarik sampai saya merasa tidak berdaya dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Namun ketika saya periksa rontgen, jantung saya dalam keadaan baik. Begitu saya di deteksi oleh Bpk. Fahmi, ternyata syaraf yang ke jantung ada yang terjepit. Setelah melakukan terapi lima kali, Alhamdulilah saya sembuh total dan sekarang saya masih melakukan massage kesehatan untuk daya tahan tubuh.”

 

“Saya Bpk. Eki, tinggal di perumahan Persada Golf – Jatibening. Sepuluh hari lagi saya akan melakukan operasi HNP di salah satu Rumah Sakit swasta Jakarta. Tetapi teman saya kemudian merekomendasikan pengobatan terpaphy massage HNP oleh Bpk,Fahmi. Karena melihat teman saya yang juga sudah sembuh ditangani oleh Bpk. Fahmi, saya menjadi tertarik dan ingin mencobanya. Ternyata setelah melakukan terapi sebanyak 5 kali, saya terbebas dari HNP dan saya tidak jadi melakukan operasi HNP.”

 

“ Saya Yopie, 27 tahun, tinggal di Jatiwaringin. Saya gemar melakukan fitness di Gym, tetapi tanpa disadari ternyata saya mengalami HNP dan menyebabkan kelumpuhan. Saya sudah berobat kemana-mana dan saya juga sudah putus asa karena tidak ada hasilnya. Sampai akhirnya saya melakukan terapi massage HNP oleh Bpk. Fahmi, rasa sakit saya berkurang jauh dari pertama kali terapi. Saya melakukan terapi massage HNP ini sebanyak lima kali,sekarang saya sudah sembuh total dan bisa kembali berjalan.”

 

“Saya Lia, 25 tahun, Kp.Rambutan. Saya adalah seorang dokter umum, Saya menyadari bahwa saya mengidap HNP. Dulu saya tidak kuat berdiri lebih dari sepuluh menit, karena dari pinggang menuju ke tungkai bawah sering terasa nyerih dan kesemutan, begitu pula bila duduk terlalu lama. Juga saya merasakannya pada jantung, yang terkadang terasa nyeri. Namun kini semua rasa sakit yang selama ini saya rasakan sudah hilang setelah saya menjalani teaphy massage HNP oleh Bpk. Fahmi. Terima kasih Bpk. Fahmi.”

 

“Saya, Ibu Sukarno, 60 tahun, mantan pegawai departemen P&K. Selama ini saya tersiksa dikarenakan mengidap HNP, dan saya sudah menggunakan tongkat untuk berdiri dan berjalan. Duduk pun sudah tidak kuat lama, juga saya merasakan sakit pada saat menggeserkan badan saat berbaring. Setelah menjalani teraphy massage HNP oleh Bpk. Fahmi, saya mengalami banyak perubahan lebih baik, dan sekarang saya merasakan jauh lebih nyaman. Dan oleh dokter yang menangani saya disarankan untuk terus menjalani teraphy oleh Bpk.Fahmi.”

 

“Nama saya ibu Hari, tinggal di komplek AURI Jatiwaringin, Jakarta Timur. Oleh dokter syaraf yang menangani saya, dinyatakan kalau syaraf saya ada yang terjepit di daerah CTS. Dan saya disarankan untuk dioperasi tapi saya tidak mau karena risikonya tinggi. Tapi kalau tidak dioperasi saya akan mengalami Artrophy (pengecilan) begitu kata dokter. Saya sangat tersiksa dengan penyakit ini pada akhirnya saya ketemu dengan pak Fahmi dan semuanya Alhamdullilah diselesaikan dengan baik tanpa operasi. Terima kasih ya pak Fahmi.”

 

“saya ivon (bukan nama asli-red), usia 26 th.Saya mempunyai masalah pribadi, yaitu hadi yang sangat jarang datang bahkan bisa 4-6 bulan sekali baru datang, itupun keluarnya hanya sedikit. Juga keputihan yang juga tidak kunjung sembuh. Upaya lain sudah saya lakukan, tapi tidak pernah ada hasil.

setelah saya datang berobat ke klinik pak fahmi, ternyata ditemukan bahwa akar masalahnya adalah ada syaraf saya yang terjepit yang mempengaruhi mekanisme rahim.  setelah melakukan theraphy secara berkala, kini saya telah sembuh dari masalah pribadi saya. terima kasih pak fahmi.”

 

“saya ibu nuning, saya mempunyai anak lelaki yang berusia 5 th, yang bernama rafib. dia susah sekali makan, sedangkan sudah sering kali saya bawa ke dokter untuk berobat merangsang napsu makannya. namun tidak juga ada pengaruhnya. dan berbagai suplemen napsu makan sudah saya coba, begitu juga dengan metode urut oleh ibu2, tidak ada perubahan.

begitu di tangani oleh pak Fahmi, ternyata syarafnya ada yang terjepit. setelah melakukan theraphy di klinik pak fahmi, kini napsu makan Rafib meningkat dan bobot tubuhnya semakin berisi. terima kasih pak Fahmi.”

 

“Saya ibu ani, umur 40th, saya mengidap vertigo berat. Saya sudah capek berobat kemana-mana, namun tidak pernah ada hasilnya. setelah saya berobat ke klinik pak fahmi, vertigo saya sangat jauh berkurang dan kini tinggal penyelesainnya saja. terima kasih pak fahmi.”

Saya berasal dari Kalimantan Timur Kabupaten Bulungan, hobi saya semua kegiatan olah raga, terutama bela diri, penderita hnp sejak tahun 1990 dan telah mengalami operasi pada tahun 2004 dan pada bulan maret 2009 nyeri dan sakit punggung saya kambuh, kemudian

 

saya membuka-buka website mengenai informasi penyakit saya ini, dan ketemu website bapak Zul Fahmi penyembuh HNP, kemudian saya berkonsultasi melalui telepon, dan pada tanggal 19 maret 2009 saya ke Jakarta untuk bertemu Bang Zul Fahmi untuk diperikasa dan dilakukan terafi, alhamdulillah setelah 3 x terafi ada perubahan dan nyerinya sampai saat ini agak berkurang, dan ini memang butuh proses, yang terpenting kita dapat membatasi aktivitas yang memberatkan kerja punggung, saat ini saya istirahat dari aktivitas olah raga kecuali bekerja di Kantor saja, karena HNP tidak bisa dihilangkan atau disembuhkan, tetapi hanya bisa dikendalikan dan meringankan nyeri yang ada, yang terpenting bisa jalan dengan normal itu sudah saya syukuri kepada ALLAH YME, yang menurunkan pengobatannya melalui tangan Abang Zul Fahmi, Terima Kasih Bang, Kalau ada rezeki dan waktu saya akan datang lagi untuk tetafi perawatan sesuai dengan anjuran yang Abang Fahmi berikan. Amin.  Hasan Basri